Apa dan Bagaimana Cara Menggunakan PLR Artikel
Saya sudah beberapa kali sharing artikel PLR melalui blog ini, yang semuanya bisa diakses di category Download . Nah, untuk kali ini saya tidak akan berbagi PLR artikel tapi mari sedikit kita bahas tentang esensi dari artikel PLR itu dan bagaimana seharusnya kita menggunakan artikel-artikel PLR tersebut untuk blog kita. Dalam tulisan ini, saya masih akan diganggu dibantu oleh rekan saya Tobi (kemarin dah kenalan kan?)
OK, perlu saya sampaikan disini bahwa banyak orang yang menjual koleksi PLR artikel yang mereka miliki, dan itu adalah salah satu cara untuk ‘menggunakan’ atau lebih tepat ‘memanfaatkan’ artikel PLR yang mungkin paling cepat menghasilkan profit. Tapi karena saya belum pernah menjual Artikel PLR, saya tidak akan bahas hal tersebut.
Mari kita lanjutkan.
Penjelasan tentang artikel PLR ini sudah pernah saya tulis di komentar salah satu post, tapi saya angkat lagi disini dengan harapan lebih banyak rekan yang membacanya.
PLR sendiri merupakan singkatan dari Private Lable Right. Dalam hal PLR artikel, hal itu bisa diartikan kira-kira, kita sebagai pemilik artikel itu diperbolehkan untuk mengedit, menambahkan, ataupun menulis ulang artikel tersebut, dan mengklaim hasilnya sebagai artikel kita.
Hal ini tentunya berbeda sekali dengan artikel gratis yang kita dapatkan dari situs-situs artikel direktori semacam ezinearticles dan yang lain.
Di situs-situs direktori artikel tersebut biasanya telah ditulis bahwa kita hanya boleh menggunakan artikel-artikel yang ada seperti itu adanya (as is), artikel tidak boleh diedit, dan harus mencantumkan pemilik/penulis asli artikel tersebut. Meskipun pada prakteknya memang banyak yang mengeditnya juga.
Cara-cara menggunakan PLR Artikel
Ada beberapa cara menggunakan artikel PLR. Mari coba kita bahas satu-satu (aku sayang ibu). Kita asumsikan PLR artikel tersebut dalam bentuk bahasa Inggris. “Kalau pake bahasa Indonesia sih mending ngarang sendiri”, sahut Tobi sok keren.
Yang pertama. Artikel PLR tersebut dikopi paste langsung menjadi artikel postingan kita. Ini adalah cara yang paling tidak direkomendasikan karena sudah pasti artikel tersebut menjadi tidak unik di mata search engine.
“Betul sekali”, sahut Tobi tanpa permisi, “artikel yang tidak unik akan mengakibatkan blog kita terkena pinalti dari search engine seperti Google, karena mereka tidak ingin menampilkan artikel-artikel yang sama di hasil SERPS-nya”.
“Coba rekan-rekan bayangkan”, lanjut Tobi sok pinter, “bagaimana kalau kita search satu keyword di google dan di halaman pertama dari nomer 1 sampai 10 isinya artikel yang sama semua, gak asik banget kan?”
Cara kedua (gak usah didengerin si Tobi). Sedikit mengedit artikel tersebut dangan menganti satu dua kata dengan sinonim yang sesuai. Ini adalah cara yang lumayan cepat dan hanya membutuhkan sedikit skill bahasa Inggris. Dalam setiap kalimat, cari kata yang bisa kita temukan sinonimnya, kalau ndak ketemu cari sampai ketemu. Hehhehe… “Kasih contoh dong!”, ujar Tobi menimpali.
(catatan untuk Tobi: semua kalimat asli yang saya gunakan sebagai contoh saya comot langsung dari salah satu artikel PLR yang saya punya, kalau salah ya salahin yang ngarang, jangan saya, enak aja ente mau nyalahin gw mulu!)
There are lots of webmasters struggling hard to earn some good money through their sites. (versi asli)
There are many webmasters trying hard to earn some good money from their sites. (versi sinonim)
“OK…OK.. lumayan ngawur contohnya, tapi OK deh.. lanjuuuttt”, teriak Tobi.
Cara ketiga. Yaitu dengan membolak-balik susunan kalimat sehingga dihasilkan kalimat baru yang lebih unik namun tidak mengubah arti. Pernah dengar susunan kalimat seperti ini kan? Subyek – kata kerja – Obyek – kata keterangan – dan seterusnya. Saya lupa tepatnya, tapi kira-kira begitulah.
Nah, susunan kalimat di atas bisa kita ubah letak-letaknya tanpa mengubah artinya.
Budi membaca buku sambil makan nasi goreng. Ubah menjadi Sambil makan nasi goreng budi membaca buku.
Ngawur gak pa-pa, cuman contoh kok. “Gimana sehhh.. ngasih contoh kok ngawur!!!”, si Tobi berteriak protes, “pakai bahasa Inggris sekalian napa?”. Ok..Ok.. Tob, sabar…..
If webmasters want to monetize their websites, the great way to do it is through Adsense. (versi asli)
The great way for webmasters to monetize their website is trough adsense. (versi bolak-balik)
“mayan, udah berkurang dikit ngawurnya”, sindir Tobi.
Cara keempat. Menulis ulang artikel PLR tersebut dengan gaya dan kalimat kita sendiri tanpa mengubah arti.
If webmasters want to monetize their websites, the great way to do it is through Adsense. (versi asli)
Adsense is probably one of the best ways for a webmaster who want to make money from his website. (versi tulis ulang)
“Hmmm.. lumayan juga ente”, tumben Tobi mau sedikit memuji.
Cara keenam. “Kelima!!!”, protes Tobi sambil melotot. Ok..Ok..
Cara Kelima. “jaaahh.. yang diatas itu hapus napaaa..??!!??!!”, teriak Tobi sambil gebrak-gebrak kibord.
Gunakan artikel PLR itu sebagai ide pembuatan artikel baru. Mungkin ini adalah tekhnik penggunaan PLR article yang paling yahud, yang saking yahudnya saya sendiri ndak bisa melakukannya. (dibelakang Tobi ngekek puas)
Kalau kita lihat lagi cara kedua sampai keempat, kita bisa tahu bahwa cara-cara itu fokus dalam kalimat per kalimat. Artinya kita hanya cukup melihat satu kalimat, kemudian kita ubah kalimat tersebut sehingga menjadi lebih unik tanpa mengubah arti keseluruhan kalimat.
Nah untuk cara kelima ini, kita tidak melihat dan mengubah artikel PLR itu per kalimat, tapi memahami keseluruhan arti, makna, dan maksud artikel itu, dan kemudian kita mengarang artikel yang baru dengan menggunakan kalimat dan gaya bahasa kita sendiri.
Dalam kasus ini kita tidak perlu mengurutkan kalimat per kalimat lagi maupun mengurutkan rincian per paragraph karena kita benar-benar hanya menggunakan ide yang ada untuk membuat tulisan baru.
Namun untuk yang masih pemula (”kalau saya kan dah expert”, sahut Tobi), bisa kita pecah per paragraph dulu, jadi runtutan cerita masih sama dengan artikel aslinya. Sekedar contoh saja.
Paragraph satu, pembukaan. Kita bikin paragraph pembukaan dengan gaya kita sendiri. Singgung sedikit tentang topik yang akan kita bicarakan.
Paragraph dua dan tiga, isi utama bahasan artikel itu. Ruang berkreasi kita lebih luas, dan tidak perlu kita patuh hanya dua paragraph, kembangkan jadi 3 atau 4 paragraph kalau kita mampu.
Paragraph terakhir penutup. Gunakan lagi gaya kita untuk menutup artikel tersebut. Kalau memungkinkan, beri satu dua link ke artikel lain dari blog kita yang sekiranya masih satu tema dengan artikel baru tersebut. Penambahan link ini bisa kita lakukan di setiap paragraph selama hal itu memungkinkan, tapi jangan dipaksakan.
“Ada contohnya ndak?” tanya Tobi penuh harap.
Tob, kalau saya kasih contoh, berarti saya musti paste 1 artikel asli utuh, dan kemudian menulis lagi 1 artikel baru utuh hasil kreasi artikel pertama. Lha mau sepanjang apa postingan kali ini?
“Oh.. iya juga ya”, jawab Tobi dengan ringan.
Kalau boleh saya rangkum, inti dari cara terakhir ini adalah, baca dan pahami artikel tersebut, dan kemudian gunakan kalimat-kalimat kita sendiri dengan gaya tulisan kita sendiri dan juga beri tambahan sesuai pengetahuan kita tentang topik tersebut. Memang untuk cara ini dibutuhkan kemampuan berbahasa yang baik, pengetahuan tentang topik tersebut, dan tentu saja skill menulis yang memadai.
“Makanya saya ndak bisa Tob”, kataku menutup dialog tidak akrab ini.
OK, rekan-rekan blogger yang mulia, jangan anda tiru gaya dialog Tobi tadi ya. Mari kita diskusikan pembahasan kita kali ini dengan penuh persahabatan melalui kolom komentar yang tersedia.
Terima kasih atas perhatian rekan-rekan semua, semoga pembahasan kita kali ini bisa sedikit berguna bagi kita, dan semoga kita menjadi salah satu umat yang akan dimuliakan oleh Tuhan di hari akhir nanti. “Ini kok malah jadi kayak pengajian gini, Pak Ustad? Oh iya, hari Jum’at. Ntar bonceng ya ke masjidnya” Ternyata Tobi belum pulang.
Related posts:
- Gimana Sih Cara Cari Duit Dari Ngeblog Judul diatas saya ambil dari sebuah email yang masuk ke...
- Cara Downgrade Account Paypal Premium dan Bisnis Hari ini kita masih melanjutkan pembicaraan mengenai Paypal. Bagi rekan-rekan...
- Download Artikel PLR Gratis Dulu Aja Deh Wehehehe.. judulnya. Maaf, saya capek banget nih, rasanya ndak sanggup...
- Begini Cara Saya Mencari Dollar dari Adsense Saya tidak yakin tulisan ini nantinya akan benar-benar berbicara tentang...
- Download PLR Artikel Tentang Finance Biar ndak ngomongin duit mulu (wakakakka…), saya bagi-bagi plr artikel...
panjang ya om… tapi enak mbacanya
Lutfi´s last blog post..Selamat Merayakan Idul Adha
[Reply]
admin Reply:
December 12th, 2008 at 10:40 am
iya mas lutfi, lumayan panjang.
untung ndak saya ikutin ya permintaan si Tobi contoh dari cara kelima… wakakaka…
[Reply]
saya jadi takut sama mas tobi, ngomong” sudah habis keyboard berapa mas tobi xixixi..
[Reply]
admin Reply:
December 12th, 2008 at 10:42 am
iya mbak, dia memang geblek kok..hihihi..
kurang tahu mbak dah habis berapa kibord dia
dia kalau mau gebrak2 kibord bawa sendiri dari rumah kok
hahahaha….
[Reply]
Bro, PLR itu apa ya? Sori, masih awam ama istilah2 itu. Tertarik sih, penging banget ngerti
Anthony Harman´s last blog post..TERMINATOR Dalam Komputermu
[Reply]
admin Reply:
December 12th, 2008 at 10:45 am
Private Lable Right sendiri sebenernya mencakup banyak produk mas Anthony, artikel PLR hanya bagian dari produk PLR itu.
tapi pada intinya hampir sama kok dengan artikel PLR, kita boleh mengubahnya, menambahkan, ataupun mendesain ulang dan hasilnya kita klaim sebagai produk kita.
[Reply]
Mantaf tutorial cara permak PLR artikel jadi unik kontennya.
[Reply]
admin Reply:
December 12th, 2008 at 10:46 am
terima kasih mas Biho
[Reply]
Baru ngeh apa itu PLR, makasih Mas
[Reply]
admin Reply:
December 12th, 2008 at 10:48 am
sama-sama mas
[Reply]
makasih nih… numpang belajar lagi… dan lagi…
arwansp´s last blog post..Atlet Cyber Bergaji Bulanan
[Reply]
admin Reply:
December 12th, 2008 at 10:49 am
sama-sama mas arwan, mari belajar bersama
[Reply]
aduuh dari kemarin pake nama tobi ajah, jadi penasaran mana orangnya
nama ndak saya ajah yang jadi modelnya kwkwkwkwwk
badoer´s last blog post..Persiapan Blog Baru
[Reply]
admin Reply:
December 12th, 2008 at 10:54 am
ndak usah deket2 mas kalo ma tobi…
lebih banyak mudharatnya…wakakaka…
lha itu model tokoh antagonis jhe mas,
masak ya mau pakai nama mas badoer
[Reply]
Tobi itu kepribadian ganda yang lain dari masnya ya ??
*ngacir*
Sebenarnya saya agak bingung sama tentang penggunaan free articles. 3 hari yang lalu untuk pertama kalinya saya baca-baca free articles, ternyata isi-isinya kok rata-rata sama, walaupun yang nulis berbeda.. jadi apa bedanya rewrite article dengan PLR?
[Reply]
admin Reply:
December 12th, 2008 at 12:21 pm
hahaha.. kita anggap saja seperti itu mas ipung
yang dimaksud free article dari artikel direktori ya mas?
memang begitu kok mas, rata2 artikel yang ada sekarang hanya merupakan hasil permakan dari artikel yang udah ada.
menurut saya itu efek dari gembar gembor article marketing, yang mengakibatkan article marketer dipacu untuk terus menulis tentang topik2 yang pada dasarnya dia sendiri tidak begitu menguasai. akhirnya ya itu, daur ulang permak sana sini
Kebanyakan PLR artikel yang beredar kayaknya juga hasil dari rewrite artikel2 yang sudah ada. Jadinya mbulet kan? Hehehe…
article marketing ini hanya mengandalkan “asal unik” dimata copyscape dan search engine mas. Jelas mesin pengecek mereka tidak bisa menilai ‘keunikan’ dalam arti artikel ini tentang sesuatu yang bener-bener fresh atau hanya rehash dari artikel yang sudah ada.
wah, ini kalo saya terusin bisa2 malah saya seperti ngajarin SEO ke mas ipung, bisa kualat saya, lha saya juga belajar seo dari blog mas ipung jhe.
[Reply]
ipung Reply:
December 12th, 2008 at 2:07 pm
iya.. jadi sebenernya ga ada konten yang pure original ya bro.. soalnya saya lihat memang seperti yang masnya bilang, mereka pada jualan jasa gitu di bagian author-nya
Intinya, sebenernya, artikel PLR itu ga layak untuk dibeli.. lebih baik donlod gratis disini ya
ipung´s last blog post..Tips SEO untuk Blog : Membuat Artikel Blog Anda ‘Bagus’
[Reply]
admin Reply:
December 12th, 2008 at 4:19 pm
rasanya memang tidak perlu mas kalau beli PLR hanya untuk konsumsi pribadi. Tapi untuk tujuan reselling atau sharing sih bisa saja mas ipung.
[Reply]
Wah, manteb banget nih ulasannya….
PLR itu apakah memang harus beli??? kecuali yang pernah diupload dalam blog ini, tentunya.
sapimoto´s last blog post..Alexa Rank Macet
[Reply]
admin Reply:
December 12th, 2008 at 12:28 pm
kebanyakan iya mas, banyak situs yang menyediakan artikel PLR, tapi biasanya juga hanya reselling dari broker PLR lain. Mbulet banget ya mas? hehehe…
tapi kadang2 ada juga kok yang mau sharing2 artikel plr gratis, baik melalui forum (biasanya warez hehehe….) ataupun lewat situs/blog lain yang biasanya digunakan untuk tujuan list building.
[Reply]
saya masih blom mengerti nih apa itu PLR???
budi tarihoran´s last blog post..PayuDara siapa ini!!!
[Reply]
admin Reply:
December 12th, 2008 at 12:56 pm
hehehe.. ndak gitu penting kok mas budi.
tapi kalau ada yg mau ditanyakan boleh saja, saya coba untuk menjawab semampu saya.
[Reply]
wakakakak…. kok bisa ya bikin tutorial gini tapi kayak skripnya sinetron, pake 2 tokoh segala,hueheuheu.
keren2..cara penulisannya menarik.
mengenai PLR udah dari dulu ya banyak beredar. PLR dari dulu emang jadi sumber artikel buat diedit.
btw salam ama tobi ya, wakakaka…
soerdjak´s last blog post..Daging Kurban Boleh Dijual Lagi Ga?
[Reply]
admin Reply:
December 12th, 2008 at 4:06 pm
heheh.. sedang belajar menulis nih mas soerdjak
ntar saya sampein salam dari mas
[Reply]
tobi .. apakah tolol bingung? (he2) btw aku pasang link sampean ya bos.. klo berkenan link balik klo nggak juga nggak papa…. ebay aku belum nyoba bos..
aha´s last blog post..paid review dalam negeri
[Reply]
admin Reply:
December 12th, 2008 at 4:21 pm
link sudah terpasang mas arif, saya pakai anchor ‘Aha’ ya mas, kalau kurang pas silahkan reply di sini. trims mas linknya
[Reply]
maknyus nih kayaknya
Tony´s last blog post..Monetisasi Blog, Kenapa Tidak?
[Reply]
admin Reply:
December 13th, 2008 at 8:27 am
hhehe.. tadi bumbunya lengkap mas, jadi maknyus
[Reply]
bener juga nih Mas, baru kepikiran…
selama ini saya cuma posting2 ngarang aja…
sebagai google translate fans club wilayah jawa barat
nanti deh, di cobain.. dirubah, dibolak-baik, tambah2 gaya sendiri…Ok2…
http://jpcats.com´s last blog post..Find the Idea for Your New Blog Post
[Reply]
admin Reply:
December 13th, 2008 at 3:52 pm
sebenernya ngarang malah lebih bagus kok mas
plr artikel sebenere hanya untuk ‘membantu’
kalau dah bisa ngarang sendiri mending ngarang sendiri
heheheh
[Reply]
Tengkyu mas…
arikaka.com´s last blog post..SI RONALDO MAIN LAGI
[Reply]
admin Reply:
December 13th, 2008 at 3:54 pm
sama-sama mas arikaka
[Reply]
copas tp dipermak gitu ya mas???
Billah´s last blog post..Akhirnya masuk juga
[Reply]
admin Reply:
December 13th, 2008 at 3:55 pm
bener banget mas billah
memang itulah tujuan PLR artikel
untuk dipermak
[Reply]
kalau dibaca perlahan-lahan kalimat asli dari PLR biasa nya agak mbulet. Bisa jadi itu hasil olahan ke sekian kali…
Nice posting
kipas´s last blog post..Google Adsense Untuk Domain Parkir
[Reply]
admin Reply:
December 13th, 2008 at 3:58 pm
sepertinya memang begitu mas
permak artikel yang udah ada, jual biar dipermak lagi
wekkekeke… mbulet deh
[Reply]
wah aq gak bakat kalo disuruh gituan, mending ngarang langsung aja. kalo ada yg bingung br dah cari referensi..
pakdejack´s last blog post..Ideal kah Tubuh Anda ?
[Reply]
admin Reply:
December 13th, 2008 at 4:02 pm
kalau dah pinter ngarang seperti pakdejack memang gak butuh PLR artikel lagi. tujuan plr arikel memang hanya untuk membantu.
hasil ngarang sendiri biasanya lebih bagus pakde, yang jelas lebih puas ya
[Reply]
Nice info..
Walaupun ngawur tapi mantep banget deh contohnya..
thefachia´s last blog post..Optimalkan Technorati
[Reply]
admin Reply:
December 14th, 2008 at 2:21 am
hehehe.. iya tuh mas si tobi emang ngawur kok
[Reply]
whehe.. mantap artikelnya.. jadi pengen cepet2 ke warnet buat posting
[Reply]
admin Reply:
December 14th, 2008 at 4:57 am
hehhee.. cepetan ke warnet mas, keburu tutup loh
[Reply]
wahh keren…sy lebih usahakan cr artikel dr majalah, koran ato apa aja br ga asal copy paste.
casual cutie´s last blog post..Bercinta Gaya Global
[Reply]
admin Reply:
December 14th, 2008 at 6:50 am
ngarang sendiri pasti lebih sip hasilnya dibanding permak-permak gini
[Reply]
Wuih, panjang tapi jelas… hehe.. trims infonya boss..
[Reply]
admin Reply:
December 14th, 2008 at 6:51 am
sama-sama mas, semoga berguna
[Reply]
wkwkw…
Si Tobi lucu….
Artkelnya bagus nih….
bisa dicoba nih….
anderwedz´s last blog post..Teh.. hati-hati lho…!!
[Reply]
admin Reply:
December 14th, 2008 at 12:14 pm
hehehe.. trims mas udah mampir
[Reply]
mantep mantep … wis bener-bener ndak sia-sia dateng kesini ..
[Reply]
admin Reply:
December 17th, 2008 at 11:50 am
terima kasih mas.
besok berkunjung lagi ya
[Reply]
mantap tipsnya mas..
ade adran syahlan´s last blog post..Yang 2 Dolar itu Menghalangi 10 Dolar, eh 100 dolar?
[Reply]
admin Reply:
December 18th, 2008 at 2:01 am
trims mas ade, semoga bermanfaat
[Reply]
wah pagi-pagi dah dapat pencerahan ttg penulisan artikel PLR nih.asiikk.makasih om.
ipanks´s last blog post..BEWARE THE CLOSED MIND
[Reply]
admin Reply:
December 19th, 2008 at 3:02 pm
sama-sama mas ipanks
[Reply]
[...] yang belum paham tentang artikel PLR dan cara penggunannya, silahkan baca tulisan saya tentang artikel PLR ini. Untuk mendownload artikel-artikel PLR gartis lain yang sudah pernah saya share di blog ini [...]
Ooo, ini toh mksdnya PLR hehehe…. Baru mudeng….
- s L i K e R s -´s last blog post..Tutorial Memasang Emoticon Yahoo Blogger
[Reply]
admin Reply:
December 19th, 2008 at 3:04 pm
ho-oh mas, itu maksudnya.. wekekekke..
abis ngerjain 3 review nih, leyeh2 dulu (curhat mode off)
[Reply]
tips ya bermanfaat buat saya dan saya udah dl plr nya
makasih
BlogSigit´s last blog post..Sekretaris
[Reply]
admin Reply:
December 21st, 2008 at 12:52 pm
sama-sama mas, semoga bisa bermanfaat
[Reply]
dah bisa aku download satu articlepack nya he he… ganti warnet ternyata beda hasilnya he he…makasih… trrus mau tanya… itukan banyak topik artikel, bagusnya gimana ya…? apa bisa digabung /posting dalam satu blog saja, apa masing2 harus ada blog sendiri sesuai dg topik PLR nya… kalo harus ada blog sendiri2 gimana kalo PLR nya dah habis, kan blog ga bisa diupdate lagi…
, baru bulan ini yang agak mending bisa $2…bagi ilmu ya… thx sorry kalo kepanjangaaaaaaaaaaaaaann….
kalo misalnya di posting dalam satu blog, dg topik bermacam2 gimana pengaruhnya ya? apa nanti adsense yang keluar malah ga sesuai topik???? share pengalaman ya mas…btw, mas ekkei punya berapa blog adsense ya?boleh aku tahu satu aja…sebagai perbandingan?aku dah maen adsense selama 6 bulan, tapi setiap bulan baru dapt $1…
arwansp´s last blog post..Meningkatkan Traffic Blog WordPress dengan SEO Plugins
[Reply]
admin Reply:
December 22nd, 2008 at 7:39 am
selamat mas, udah bisa download..hehehe.. silahkan kalau mau download artikel2 lain yang ada di kategori “download”, untuk lebih memperkaya bahan topik yang mau diangkat.
Untuk blog adsense, lebih baik kalau topiknya niche mas maksudnya satu topik khusus per blog. Kalau topik general besar kemungkinan iklan yang tampil tidak sesuai dengan topik. Tapi kalau untuk ‘paid review’ general blog ndak apa2.
Jangan lupa artikelnya dipermak seperti contoh diatas itu ya mas, biar lebih unik. Awalnya mungkin terasa sulit tapi ntar pasti makin mahir kok mas.
Kalau PLR habis, masih bisa kok menggunakan free article dari artikel direktori macam ezinearticles dll. Meskipun aslinya ndak boleh dipermak tapi banyak kok yang mempermak artikel2 tersebut. hehehe.. malah ngajarin yang ndak bener nih saya.
Saya hanya punya 1 blog yang ber-adsense, topiknya tentang Health. Isinya gabungan macem2 tentang Health, dari acne sampai weight loss. Hasilnya kurang bagus, tapi saya rada males mau pecah jadi 1 blog per topik. Sekarang blog itu dah tercemar paid review dan link trading yang duitnya lebih cepet
Untuk lebih detailnya mengenai adsense, saya sudah pernah membahas di salah satu postingan saya mas, silahkan baca2.
Tapi harus saya katakan bahwa adsense mungkin bukan tempat nyari duit yang gampang dan cepat mas. Jauh lebih enak lewat jalur paid review dan link trading.
Kebetulan saja saya berangkat dari adsense, karena dulu belum ngetrend paid review. Kalau sekarang harus mulai dari 0, saya pasti pilih jalur yang cepet kok mas.
[Reply]
Wah asik ni … aku udah mentok dengan ide2 untuk nampilin di blog. lumayan bisa nambah referensi ide
[Reply]
admin Reply:
December 27th, 2008 at 1:54 am
iya mas, saya kalau kehabisan ide juga manfaatin PLR kok mas, misalnya upload artikel PLR terus bikin postingan disini
[Reply]
Wah wah wah…, baru tau juga itu PLR. Kirain tadi PLR itu semacam apaaaaa gitu hehe… Thanks infonya…
PakGuruSd´s last blog post..Text Link Ads Ternyata Menerima Blog PR0
[Reply]
admin Reply:
January 11th, 2009 at 5:33 pm
sama-sama pak guru
[Reply]
sip, makin paham nih sekarang
accord´s last blog post..Teenage Obesity and Weight Loss, Dangers of Being Overweight
[Reply]
Noor Reply:
January 11th, 2009 at 2:26 pm
Salam kenal mas Ekkei, mohon ijin download file2 PLRnya, terimakasih.
Noor´s last blog post..Harga Baru GreeLife Januari 2009
[Reply]
admin Reply:
January 11th, 2009 at 5:33 pm
silahkan mas noor, salam kenal juga
[Reply]
wah, paling enak si hire org yg jago bahasa inggris, hehe
[Reply]
admin Reply:
February 4th, 2009 at 2:34 am
hehee.. kalau dah mampu bayar orang dah ndak butuh PLR lagi mas
[Reply]
kalau seperti singkatan aja dirubah jadi panjang apa sudah jadi content baru?
seperti it’s menjadi it is, cd menjadi compact disc, dll
suke´s last blog post..Upside Down Text
[Reply]
admin Reply:
March 26th, 2009 at 6:33 pm
yang jelas udah jadi beda mas dari aslinya. Tapi tidak cukup kalau hanya itu saja, masih harus tetap rewrite kata-kata yang lain untuk bisa dianggap unik.
[Reply]
suke Reply:
March 27th, 2009 at 12:25 pm
mungkin bagi yang inggrisnya masih kurang bagus, bisa pake wordflood kali ya? coz dengan software ini kita bisa cari sinonim2 seperti yg mas jelasin di cara kedua.
wordflood v1.2 free n bisa didonlot di wordflood[dot]com
suke´s last blog post..Upside Down Text
[Reply]
nggerundel mode :ON (minjem istilah anda ya Bung huehehee).. saya bingung.. bingung.. bingung.. (maklum newbie abiisss!!)
malcum´s last blog post..Lagi, Software Submit Ke 150 Directory, Gratis!!
[Reply]
thx mas atas informasinya ttg PLR
aku jadi semakin tahu mas…
[Reply]
akan coba saya praktekkan
Health Solution´s last blog post..Follow-Up Care after the Teeth Whitening Treatment
[Reply]
artikel nya sangat bermanfaat bro…..
terima kasih!!!!
gunawan´s last blog post..Tips SEO Bagian 3
[Reply]
hmmm mas.. klo pake wordflood gimana caranya?
iman hartani´s last blog post..Getting Started With Niche and Blog Marketing
[Reply]
thx buat penjelasan PLR na gan, gw udah nangkep maksud PLR tapi yang gw bingung, ini artikel dikemas dalam bentuk apa? apakah penjualannya nanti berupa blog yang penuh artikel2 atau dlm btk file tertentu misalkan .doc or .tx, trus cara menjual artikel2 na itu gmn yah, mohon pencerahannya
, thx before
[Reply]
Berarti diutak-atik trus dipost buat menuhin syarat kuota postingan blog untuk blog paid review bisa dong mas?
[Reply]
asik bacanya. Kebetulan saya lagi nyari artikel PLR berikut caranya. Thanks ya
[Reply]