Content Creation
Sebelum kita membahas mengenai content creation, mungkin perlu saya singgung sedikit mengenai bahasan sebelumnya. Kemarin kita telah membahas salah satu cara untuk melakukan keyword research. Saya katakan “salah satu cara” karena memang ada banyak sekali tekhnik research keyword seperti ini.
Satu hal yang ingin saya tegaskan ulang, angka-angka yang dihasilkan oleh keyword tool (manapun) hanya merupakan “Estimasi”, kenyataannya bisa sangat berlainan. Saya sendiri biasanya hanya mengambil 50-60% dari estimasi traffic dan sekitar 25% dari estimasi nilai klik. So, kalau estimasi traffic dari tool tersebut 1000 searches per bulan, anggap itu 500-600 potensi traffic per bulan, kalau estimasi nilai per klik $1, anggap itu $0.2-$0.3 per klik yang akan anda dapat. Itu cara saya, dan itu juga tidak selalu pas hehehe….
OK, back to judul. Kita akan bahas tentang content creation. Ide dasar dari creating content for your site ini adalah, setelah anda melakukan keyword research dan mengumpulkan beberapa keyword target, anda menggunakan list keyword tersebut sebagai acuan bahan tulisan untuk konten situs anda.
So, dari contoh kemarin, “Diabetes” anda akan mendapatkan diabetes treatment, diabetes symptoms, diabetes cure, natural diabetes treatment, dan seterusnya. Gunakan keyword-keyword itu sebagai bahan penulisan artikel anda. Saran saya, satu keyword untuk satu artikel, meskipun memang kadang kita bisa gabungin beberapa keyword dalam satu artikel.
Tempatkan keyword target di tempat-tempat berikut ini:
-
Judul artikel
-
Tittle Tag. Kalau anda menggunakan wordpress dan SEO plugins biasanya ini sudah otomatis
-
Paragraf pertama artikel
-
Paragraf terakhir
-
Di tengah artikel
-
Gunakan juga sinonim dan related keywords di artikel anda
-
Bold (tebalkan) keyword tersebut, sekali saja
Kita ambil contoh, Natural Diabetes Treatment. Buat judul artikel yang mencakup frasa tersebut, misalnya, “The Best Natural Diabetes Treatment Ever Found”. OK, saya ndak paham soal diabetes, itu hanya contoh aja ya.
Usahakan artikel anda minimal 400 kata, makin banyak makin bagus, trust me. Saya biasanya minimal 500 kata per artikel, rata-rata 600-700 kata per artikel.
Gunakan frasa/keyword target tersebut di paragraf pertama anda, satu kali di tengah artikel dan satu kali lagi di paragraf terakhir. Ada yang punya teori soal keyword density, tapi bagi saya teori ini hanya berlaku dalam hal ini, jangan melakukan keyword stuffing. Dengan 400 kata minimal per artikel, dan penyebutan 3x di keseluruhan artikel, you’ll be fine.
Bagaimana kalau kita “dipaksa” harus sering mengulangi frasa tersebut? Gunakan sinonim atau kata yang related, anytime you can. Dari contoh di atas, anda bisa menggunakan herbal diabetes treatment, herbal diabetes cure, treat diabetes naturally, dan semacamnya. Saya menggunakan “creating content” di salah satu paragraf di atas.
Untuk bold (penebalan tulisan) saya tidak selalu menggunakan ini, tapi misalnya anda ingin menggunakannya, lakukan sekali saja. Lihat contoh di paragraf pertama.
Now, kita ke pertanyaan yang umum di tanyakan “bagaimana kita menulis artikel untuk topik yang kita tidak paham?”.
Cara paling gampang, cari contoh artikel di article directory, ambil, gabung, gubah, re-write, dan seterusnya. Atau re-write artikel PLR kalau anda punya. Cara melakukan re-write artikel sudah pernah saya bahas di tulisan ini.
Awalnya memang tidak gampang, tapi makin hari anda akan makin mahir, percaya diri aja.
Sepertinya ini dulu aja untuk tulisan mengenai content creation. Kayaknya memang masih ada yang kelewat sih, mungkin kapan-kapan saya tambahin lagi. Badan saya masih agak demam, plus radang tenggorokan lama kambuh, gara-gara kemarin ngebut ngejar kerjaan yang terlewat pas Lebaran. Kalau ada pertanyaan, silahkan. See ya!
Related posts:
- Keyword Research Maaf teman-teman, baru bisa nulis lagi. Sebelumnya, selamat menunaikan ibadah...
- Manfaat Undur-Undur Untuk Diabetes dan Stroke Saya mempunyai seorang kerabat yang saat ini tengah diberi cobaan...
- Link Building Note: I’m not writing this post in my best mood....
- Why You Don’t Make Money from Adsense Ada yang bisa ngasih judul di atas dalam bahasa Indonesia...
- Not Making Money from Adsense Part Two Hai pren. Maap agak lama updatenya. Masih ngejar setoran kerjaan...
Terima kasih untuk bahasan ttg content creation ini, mas Ekkei. menginspirasi saya, dan menjadi masukan berharga bagi saya utk memulai perjuangan di jalan adsense.
sukses selalu, mas Ekkei. dan semoga cepat sembuh dari demam dan radang tenggorokannya.
[Reply]
Terima kasih Master Ekkei atas artikelnya, sukses terus bro…
Oh ya mas, mumpung belum terlambat, Mohon maaf lahir batin
[Reply]
matursuwun Suhu Ekkei atas artikelnya.. buat saya yg newbie ini.. bener2 maknyuss.. walaupun masih belom bisa praktek.. huehehe.. btw, minal aidin Om.. (telat gak ya?) umh..
[Reply]
O…ini begitu ya mas caranya. jadi tertarik pengen tau lebih jauh nih. Thanks for sharing.
[Reply]
okay mas saya akan coba.
[Reply]