Do Less Talk More

Tidak disangka ternyata masih ada rekan-rekan yang nengokin blog ini. Trims ya prend semua :)

Ada yang pernah tanya mengenai title home page blog ini, “Don’t Act, just keep reading”, yang menurut beliau kok kontradiktif (opo kie artine?). Mungkin maksudnya, kok malah nganjurin kayak gitu. (kayak apa?)

OK, to tell you the truth, that’s a sarcasm, friend. Eh, tapi itu sindiran buat saya sendiri kok, bukan buat pembaca… hehhee… Biar kalo pas nengokin blog sendiri segera inget buat lekas-lekas kerja lagi. Tapi kalo ada yang merasa tersindir ya syukurlah.. hyahaha…

Jadi gini prend ceritanya. Banyak dari kita (saya gunakan “kita” biar tidak ego sentris hahaha..) yang pingin bisa mencari uang dari internet, entah apapun itu caranya. Dan biasanya, kita akan berusaha mencari informasi sebanyak mungkin tentang how to make money online tersebut, baik lewat forum maupun blog-blog, serta sekian banyak ebook. Langkah yang baik dan benar, pada dasarnya.

Masalahnya adalah, banyak dari kita yang, entah disadari atau tidak, telah mengidap penyakit kronis, “information addicted”. Mungkin ini karena kita berfikir bahwa untuk bisa mulai mencari uang dari internet, kita harus menguasai berbagai ilmu ini itu, menyerap semua info ini itu, dan akhirnya kita terjebak dalam perburuan ilmu dan informasi, tanpa pernah sempat mempraktekkan pengetahuan tersebut.

Stop! You have to start taking some actions, NOW!

Kalau anda tidak segera memulai ‘take action’, anda akan masih terus membaca dan berburu informasi sampai tahun depan.

Prend, tidak ada yang bisa menggantikan peranan dari ‘pengalaman’. Kita bisa mulai take action tanpa harus didahului dengan menguasai ilmunya. Kita mungkin akan gagal, jatuh, tersandung dan seterusnya, tapi kita akan belajar dari hal-hal tersebut.

OK, mungkin kita akan bilang, “kalau tidak menguasai ilmunya, apa itu bukan hanya sekedar tindakan nekat?”.

Ketika anda belajar berjalan dulu, apakah anda sudah menguasai ilmu “tips jitu mahir berjalan denga cepat”? Dan, sekarang anda sudah bisa berlari.

Bahaya lain dari “keep reading habit” macam ini adalah apa yang sering disebut sebagai “information overload”.

Kita baca teori tentang affiliate program dari beberapa blog dan ebook. Belum sempat kita berusaha mempraktekkan, kita baca tekhnik adsense, kemudian paid reviews, kemudian website flipping, tekhnik link building ini, tekhnik traffic generation itu, dst… Hal yang sama terjadi pada anda yang punya hobby download ebook (warez… hahaha). Berapa dari sekian ebook yang anda download yang sudah anda baca sampai selesai? Apalagi sampai praktek :D

Salah satu efek buruk information overload ini kita jadi ‘tahu’ terlalu banyak sampai kita malah bingung sendiri, ini mau mulai dari mana ya. Semuanya kok terlihat bagus dan menjanjikan.

Belajar itu memang penting dan harus, sayangnya kebanyakan dari kita mengartikan “belajar” ini dengan “membaca”, padahal mungkin itu cuman bagian kecil dari belajar, dan bagian terbesar ada di “praktek”.

Mungkin ini gara-gara pola pikir kita terbentuk seperti itu sejak kita sekolah, ya. Di sekolah kita lebih banyak dijejali dengan teori. Mungkin.

Bahaya berikutnya adalah (dan kadang ini yang paling vatal), tidak semua informasi yang kita baca itu benar (termasuk info dari blog ini), dan sayangnya kebanyakan dari kita tidak bisa membedakan mana yang benar dan tidak, lha ndak pernah praktek kok hehehe… Kebanyakan, yang bisa tahu mana informasi yang salah atau benar adalah mereka yang pernah mencoba dan mengalaminya langsung, bukan mereka yang ‘keep reading’.

Entah berapa kali saya baca di suatu blog (di sini saya tidak bermaksud mengacungkan telunjuk kesiapapun), PR itu sangat penting, alexa itu vital, dst. Pernah baca tulisan gini? Saya pernah :)

Saya tidak menyalahkan teori tersebut, gimanapun juga saya juga menghidupi diri dari menjual PR kok, so memang ada benernya. Hanya saja kalau yang membaca itu orang yang kurang berpengalaman, mereka bisa saja berfikir bahwa satu-satunya cara nyari duit dari internet itu dengan memiliki blog ber-PR tinggi, alexa yahud, dll. Dan kita (saya) tahu, itu tidak benar.

Ada lagi tulisan, misalnya, kita harus selalu update blog biar rame, dst. Pernah baca yang ini? Sekali lagi saya tidak menyalahkan teori ini, karena dalam beberapa hal teori tersebut mungkin memang ‘masuk’. Tapi saya bisa aja jawab gini: kalau rame emang kenapa prend? hehehe… Blog ini yang paling rame dari entah berapa blog saya, tapi bisa dikatakan ini blog saya yang paling miskin. Saya tahu karena saya mengalaminya. Iya prend, betul, bukan karena saya membaca.

Ada lagi yang nulis, untuk bisa mendapatkan uang dari blog, kita harus beli domain sendiri dan hosting sendiri, jangan gunakan free hosting atau free blog macam blogspot. Design blog kamu seindah mungkin, se-user friendly mungkin, biar pembaca betah… dst… Pernah baca? Bukan teori yang salah, dan saya sendiri sedikit banyak juga akan menganjurkan hal yang sama.

Tapi gini prend. Saya punya 1 blog blogspot, template default “minima”, saya edit sedikit aja, isinya cuman 4 post, tidak pernah saya update sejak entah kapan, karena topiknya memang sangat sempit dan terbatas. terakhir saya tengok, PR nya cuman 0, alexa jutaan. Tapi dari situ saya minimal dapat $1/day dari adsense, kebanyakan $2-$3 per hari, selama entah berapa lama, sampai sekarang. See? Semua teori diatas mentah.

Dan saya tahu satu blog blogspot yang setiap bulan minimal mendapat $3000 dari adsense, belum lagi dari affiliate. Blognya buruk rupa, jarang sekali di update, sangat tidak user friendly, tapi jelas sekali pemilik blog tersebut “knows his sh*t”. Dan itu berasal dari pengalaman dia praktek selama sekian tahun, bukan dari membaca selama sekian tahun.

Hehehe.. jadi melebar nih nulisnya. Ndak papa yah prend-prend ku semua.

“Alasan” lain yang biasanya menghambat kita untuk ‘take action’ adalah mengenai biaya. Yah.. what can I say? Tidak semua dari kita mempunyai fasilitas dan kemampuan untuk hal tersebut. Meskipun kadang-kadang kita sendiri juga tidak konsekuen (nulisnya bener ndak prend?) dalam hal ini.

Kita enggan mengeluarkan uang untuk beli hosting, misalnya, tapi di saat yang sama kita begitu mudah membelanjakan uang untuk ganti HaPe Nokia terbaru. Kita berfikir beli domain $10 itu berat, tapi kita tidak pernah berfikir ketika beli rokok 1 bungkus per hari.

Saya setiap bulan menghabiskan sekitar 750rb untuk beli rokok, so call me an idiot anytime you hear me saying I can’t afford a hosting. Errmm… Actually you can even call me an idiot now for spending that amount of money each month just to destroy my lung.

OK lah, mungkin untuk rekan-rekan yang bener-bener baru mulai, faktor biaya ini mungkin bener-bener mengganggu. Tapi masih ada blogspot dan free hosting lain yang bisa anda gunakan.

Tidak ada koneksi internet? Pangkas kebutuhan anda yang lain untuk biaya ke warnet, 1 jam sekitar 3000 kalau di jogja, lebih murah kalau mau tengah malam. Atau cari kerja sampingan sebagai operator warnet, anda dapat gaji dan koneksi gratis.

Saya juga memulai semua ini dari blogspot kok prend. Dan pada saat itu kondisi masih jauh lebih sulit, belum ada pilihan koneksi murah macam flash dan broom, Paypal belum masuk ke negeri ini, paid review belum merebak (sudah ada tapi saya belum punya PP saat itu), opsi monetize website yang umum baru lewat adsense dan affiliate.

Gimana prend? Masih mau tetap menunda action anda?

Kalau class mild (rokok saya) dalam iklannya “are you ready to roooccckk!!!???!!” mengusung slogan “talk less do more” mungkin kita perlu mengusung slogan “read less practice more” untuk diri kita sendiri.

Eh.. ngemeng-ngemeng… Saya udah capek nulisnya prend… hahahaha….

Oh iya, kalau ada rekan yang pernah nulis teori-teori di atas (yang sedikit banyak saya bantah), sekali lagi saya tidak mengacungkan jari saya ke siapapun, dan saya tidak sepenuhnya membantah teori tersebut, karena memang dalam beberapa hal teori-teori tersebut bisa berlaku. Saya hanya mengetengahkan opsi pemikiran yang lain untuk memperlihatkan bahwa suatu informasi tidak seharusnya ditelan mentah, termasuk semua pemikiran saya lewat blog ini.

Alasan lain masih ada ndak? Masih. Simple. Anda pemalas.

Dan saya masuk ke kategori ini. Jujur aja prend-ku semua, temen-temen saya selalu bilang saya ini pemalas, dan saya akui iya. Saya (terutama saat ini) lebih seneng utak-atik hal lain dari pada ngurusin link building misalnya. Bukan sifat yang baik dan sangat tidak patut untuk ditiru.

Alasan lain masih? Masih. Anda kurang motivasi. Dan saya juga masih masuk ke kategori ini. Sepertinya ini masalah utama saya. Saya masih bisa mengatasi kemalasan, tapi motivasi? Saya tidak tahu.

Ada di antara prend semua yang punya tips ningkatin motifasi diri? I have to warn you though, the idea of making more money or driving a fancy car won’t make me high…

Semoga tulisan ini ada manfaatnya bagi sidang pembaca yang budiman. Jadi ndak sia-sia gitu saya ngarang sepanjang ini. Mohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan. Peace ya prend…

Related posts:

  1. Why You Don’t Make Money from Adsense Ada yang bisa ngasih judul di atas dalam bahasa Indonesia...
  2. Bayar Utang Kerjaan Warning: Postingan ndak penting sama sekali. Dan saya udah hampir...
  3. Content Creation Sebelum kita membahas mengenai content creation, mungkin perlu saya singgung...

18 Comments

  1. adeska says:

    Huuupppssss, sampe hampir lupa bernapas membaca postingan mas Ekkei yang ini.
    saya jadi berkaca, bahwa pengalaman lebih utama daripada sekedar “membaca”. semoga posting ini menambah semangat utk lebih tekun menjalani proses blogging (yg akhir2 ini tersendat2).
    trima kasih utk sharing-nya, mas Ekkei.

    adeska´s last blog post..Keterampilan Pribadi sebagai Daya Pikat Bagi Perusahaan

    [Reply]

    admin Reply:

    sama2 mas adeska, trims udah mampir

    [Reply]

  2. yudi says:

    siapapun yang ngerasa pernah nyoba nyari duit lewat internet pasti mengaku bahwa isi postingan ini KEBANYAKAN memang benar.
    Ngunduh2 tanpa praktek pasti memang dilakukan sebagian orang (paling tidak ketika awal2 make money online)

    kalo sekarang seandainya udah insyaf ya syukurlah :mrgreen:

    nice post mas :-D

    yudi´s last blog post..Menambah trafik dengan menambah konten

    [Reply]

    admin Reply:

    lha mas yudi dah insyap belum? hehehehe :D

    [Reply]

  3. Belajar itu memang penting….dan bagian terbesar ada di “praktek”.

    Mungkin paragraf ini perlu di highlight mas.

    Build a Website´s last blog post..The Basic of Building a Profitable Website

    [Reply]

    admin Reply:

    kayak kalimat penting aja hahahha….

    [Reply]

  4. Reza Fauzi says:

    hoho.. praktek..

    [Reply]

    admin Reply:

    buka praktek di mana mas? hahaha.. kayak dokter aja ya

    [Reply]

  5. Toga says:

    Hohoho, bener Master Ekkei dulu awal2 saya juga begitu, kebanyakan baca tanpa action, tapi sudah berubah koq skrg…
    Btw boleh tau blogspotnya itu mas? Barangkali klo ndak bisa share disini mgkn apakah boleh saya tanyanya lewat email feednya itu?
    Thanks Master…..

    Toga´s last blog post..Tips for Manage BlackBerry Internal Memory

    [Reply]

    admin Reply:

    syukurlah mas kalau udah berubah hehehhee….

    anyway, I’m not a master, just a poor young man trying to make a living online (nyatut dari mana lupa).

    untuk blogspot-nya, maaf saya tidak berani ngasih alamat blog orang lain, terutama kalau itu ‘blog niche’ yang mengandalkan seo (in other word, blog made by an internet marketer). Mendapatkan niche bagus dan profitable butuh waktu lama dan percobaan yang tidak sedikit.

    semoga di waktu yang akan datang saya bisa membahas masalah ini.

    [Reply]

  6. the idea of making more money or driving a fancy car won’t make me high…

    hhmm….. yang tadi sore digeber apa ya?

    Health Solution´s last blog post..Follow-Up Care after the Teeth Whitening Treatment

    [Reply]

    admin Reply:

    Sorry, that’s not a fancy car. THAT’S A MUSCLE CAR!!!!!

    I think I know you ;)

    [Reply]

  7. Narmadi says:

    hosting berbayar saya juga sering bermasalah malah sekarang di hacked..Wah…mantep banget nie mas….inspiratip ..thanks

    [Reply]

    admin Reply:

    your welcome mas :)

    [Reply]

  8. dedot says:

    kalau mau untung emang harus pake modal mas, gak selamanya ngandelin yang gratisan, walaupun kata bule the best thing in the world should be free.. hayah..

    [Reply]

    admin Reply:

    hehhee.. kayaknya sih emang gitu ya mas dedot

    [Reply]

  9. sendaljepit says:

    hahaha..saya baru seminggu hot-hotnya unduh-mengunduh segala yang berbau duit online, dah kena sentil. tuink! great insight! makasih ye..

    sendaljepit´s last blog post..Ayo Sedot Jutaan eBook gratis di World eBook Fair 2009!

    [Reply]

  10. Bettye Wilde says:

    Anyway, my main question was regarding the effectiveness of doing high rep DL’s compared to low rep heavy ones, and NOT about whether I should be doing them. I’m not asking for medical advice, just facts/theories.

    [Reply]

Leave a Reply