The Death of Blogging

Itulah yang kayaknya hendak disampaikan Paul Bountin di artikelnya yang dipublikasikan di wired.com

Thinking about launching your own blog? Here’s some friendly advice: Don’t. And if you’ve already got one, pull the plug. more

Dia mengatakan kalo pesta bagi para blogger sudah berakhir dimana hampir mustahil bagi new blogger untuk bisa ‘get noticed’ di samudera blogging yang luas dan crowded. Ditambahkan lagi dengan hadirnya media online lain semacam twitter, flickr, dan facebook, yang (menurut Paul) makin memojokkan posisi aktifitas blogging. (ok, ini adalah translate versi dewa mabuk :D )

Benarkah blogging sudah di ambang kepunahan?

Ide menggantikan blogging dengan twitter mungkin terasa berlebihan, paling tidak untuk saat ini. keterbatasan jumlah text jelas akan membuat perbedaan yang jelas di sini.

How about flickr? Mungkin sebuah gambar memang bisa mewakili seribu kata. Tapi bagi saya, yang kebetulan bukan seorang potografer, jelas akan kesulitan membuat gambar yang bisa mewakili postingan ini (yang ndak ada seribu kata).

Belum lagi ketika kita kembali lagi ke falsafah ‘ blogger mata duitan’. Bisakah 3 media online di atas memberikan penghasilan layaknya sebuah blog? Jawabnya jelas tidak. Untuk saat ini.

Jadi bagi saya, blogging (dan blogger) tidak sedang diambang kepunahan, tidak dalam waktu dekat ini. So, mari kita terus berblogging ria sebelum blogging itu bener2 punah…. :D

Related posts:

  1. Blogging for Dollar an Update Duh judulnya, blogging for dollar, kayak pro blogger aja. hahaha.....
  2. Questions and Answers on Blogging for Dollar Biar kayak blognya para master, ada sesi tanya jawab dengan...
  3. Selamat Datang di Blognya Ekkei Welcome to Ekkei’s blog. Pada saat saya membeli domain ini...
  4. Tentang Menembak Keyword Prolog: Saya sama sekali bukan ahli seo, ngerti kulitnya aja...
  5. Efektifitas Menembak Keyword Untuk Alexa Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan tentang menembak keyword kemarin....

8 Comments

  1. kalau saya justru memanfaatkan twitter, flickr, dan facebook sebagai bagian dari aktivitas ngeblog.
    saya spakat,. blogging justru masih akan terus hidup. Dalam dunia pemasaran Indonesia malah belum banyak menggunakan media blog.
    Blog masih akan berkembang, samapai corporat menggunakannya. Sementara untuk blogging for fun, jelas nggak akan ada matinya, karena manusia menyenangi penghargaan dari orang lain…
    asalkan blog digunakan sebagai media, maka dia akan tetap hidup, pergaulan tetap di dunia nyata… Dengan manfaat yang sedemikian besar, saya yakin, blog bukan trend sesa(a)t… :)

    [Reply]

  2. Sumintar says:

    Memang ada yang mati dan ada yang muncul, itulah hidup, yang satu menggantikan yang lain.
    Memang hidup ini tidak ada yang abadi, yang abadi adalah perubahaan.

    Salam sukses
    sumintar.com

    [Reply]

  3. Adi says:

    Buat saya hadirnya twitter dan sejenisnya belum bisa menggantikan blog untuk saat ini, dan tetep untuk jadi blogger mata duitan :D sukses para blogger..!!!

    [Reply]

  4. admin says:

    ada satu opini saya yg lupa belum tertulis di post tsb.
    saya anggap sih tujuan mas Paul menulis artikel tsb untuk tujuan link baiting.
    menulis sesuatu yang kontroversi guna membidik komentar dan tanggapan dari para blogger (yang ujung2nya memberi tautan ke artikel dia).

    trims atas komennya rekan2 :)

    [Reply]

  5. ciwir says:

    blogging memang tiada matinya….

    salam kenal boss

    [Reply]

    admin Reply:

    salam kenal juga boss ciwir

    [Reply]

  6. Blogging diambang kepunahan?

    saya rasa belum saatnya. terlalu crowded? bahkan ini belum mencapai puncaknya! :D

    F @ Bloggingly´s last blog post..Google Alerts : Cara Mendapatkan Berita Dari Website Manapun Dengan Keyword yang Anda Inginkan

    [Reply]

    admin Reply:

    setuju mas, belum mencapai puncaknya :)

    [Reply]

Leave a Reply